Cara Membuat Tepung Ketan Hitam

      No Comments on Cara Membuat Tepung Ketan Hitam

Ketan hitam merupakan salah satu varietas dari berbagai jenis padi padian. Ketan hitam masih satu saudara dengan beras, ketan putih dan gandum. Ketan hitam yang diolah dalam bentuk bubuk biasa disebut tepung ketan hitam. Tepung ketan hitam biasanya digunakan dalam berbagai jenis kue. Banyak jenis Kudapan yang bisa dihasilkan dari ketan hitam ini. Makanan yang dihasilkan dari ketan hitam memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Selain bermanfaat rasa dari Kudapan ini juga bisa dibilang lezat. Rasanya yang khas membuat ketan hitam banyak yang menyukainya.

Tepung ketan hitam  dibuat dari beras ketan hitam yang digiling dan dihaluskan hingga jadi berbentuk seperti pasir. Perbedaan antara tepung beras dan tepung  ketan adalah ada pada teksturnya dimana pada tepung ketan memiliki tekstur yang lebih lengket jika diraba. Hal ini dikarenakan tepung ketan memiliki kandungan pati yang lebih banyak yang berfungsi sebagai perekat.  Tepung ketan tidak boleh dimasak terlalu lama hal ini karena semakin lama kita memasak ketan maka ketan tersebut akan semakin sulit dibentuk.

Cara membuat tepung Ketan Hitam

Persiapan

Cara membuat tepung ketan hitam cukuplah mudah. Pertama tama anda bisa memilih biji ketan hitam yang berkualitas agar kualitas tepungnya menjadi bagus. Pastikan juga ketan hitam tidak dioplos dengan beras lain.

Proses membersihkan

Setelah anda menemukan biji ketan hitam yang berkualitas selanjutnya anda bisa mulai membersihkan biji tersebut. Pastikan tidak ada kotoran maupun tanah yang terkandung di dalam biji tersebut.

Proses Perendaman

Setelah dibersihkan, bijih tepung tadi direndam dalam air bersih selama beberapa jam lalu dikeringkan dengan cara dijemur di bawah terik matahari. Cara perendaman ini tergantung dari kebutuhan produk yang akan dihasilkan. Jadi cepat lambatmya perendaman sangat berpengaruh pada jenis tepung yang akan dihasilkan. Apabila tahap perendaman yang dilakukan berlangsung lama, maka air yang digunakan bisa diganti setiap 12 jam sekali. Dalam proses pengeringan, pastikan bahan baku biji ketan kering sempurna dengan kadar air kurang dari sepuluh persen.

Proses Penggilingan

Setelah biji ketan tersebut kering maka selanjutnya bisa dilakukan proses penggilingan. Dalam tahap penggilingan, anda bisa menggunakan cara tradisional maupun dengan mesin. Dengan cara tradisional anda bisa menggunakan alu dan lumpang lalu tumbuk seperti biasa. Namun tepung yang dihasilkan dari tahap tradisional tidak terlalu lembut. Sementara itu anda bisa menggunakan mesin penggiling tepung. Dengan mesin penggiling tepung maka akan menghasilkan tepung yang jauh lebih halus dan tidak memakan waktu lama.

Proses Sangrai

Setelah selesai di tumbuk dan dihaluskan, selanjutnya tepung tadi disangrai pada api kecil sembari diaduk aduk. Tujuannya yaitu untuk menghindari tepung menggumpal.

Proses Menghaluskan

Untuk meningkatkan teksuturnya, anda bisa menghaluskannya lagi baik dengan lumpang, blender, atau mesin. Semakin anda mengulangi langkah ini maka tepung yang dihasilkan akan semakin halus. Setelah tepung berhasil dihaluskan maka selanjutnya anda bisa mengalahkan ke dalam berbagai Kudapan. Namun, jika anda beluk ingin mengolahnya sebaiknya anda menyimpan dengan benar dan jauhkan dari tempat lembab.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *