Bukit Paralayang Parangtritis

      No Comments on Bukit Paralayang Parangtritis

Bukit Paralayang Parangtritis atau yang disebut juga Bukit Parang Endog merupakan tempat wisata yang terletak di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Bukit yang terletak di ketinggian 900 mdpl ini mendapatkan namanya yang berarti ‘batu karang yang seperti telur’. Pemberian nama tersebut karena terdapat batu karang yang berbentuk bulat menyerupai telur di sekitar pantai.

Bukit Paralayang Parangtritis juga memiliki nama lain yaitu Bukit Paralayang Watu Gupit. Bukit yang terletak di Desa Girigacho, Kecamatan Purwosari ini secara administratif termasuk dalam kawasan Kabupaten Gunung Kidul. Bukit ini dapat dicapai dengan menempuh jarak 30 kilometer dari pusat Kota Jogja dan terletak tidak jauh dari Pantai Parangtritis yaitu hanya berjarak 3 kilometer.

Bukit Paralayang

Bukit Paralayang Parangtritis mendapatkan sebutan ‘bukit paralayang’ karena bukit ini memang sering digunakan sebagai landasan paralayang. Hal ini karena lokasi bukit ini yang terletak di kawasan pantai menyebabkan angin yang berhembus ke bukit ini cukup kencang. Karena itulah bukit ini digunakan sebagai landasan olahraga paralayang yang membutuhkan angin kencang.

Meskipun dikenal sebagai bukit paralayang, namun bukit ini masih memiliki pesona alam yang dapat memanjakan mata pengunjung. Hamparan laut biru yang membentang luas merupakan pemandangan alam yang ditawarkan oleh bukit ini. Selain itu, bukit ini juga menawarkan panorama matahari terbenam atau sunset yang indah.

Fasilitas yang tersedia di Bukit Paralayang Parangtritis ini cukup memadai  mengingat bukit ini sering digunakan untuk event-event tertentu. Fasilitas seperti warung, area parkir, toilet, dan tempat ibadah telah tersedia. Jika ingin mencoba aktivitas paralayang yang memacu adrenalin, bukit ini menyediakan pemandu paralayang yang sudah profesional.

Biaya tiket masuk untuk memasuki kawasan ini hanya 5 ribu rupiah yang dibayarkan saat memasuki TPR di Pantai Parangtritis. Saat memasuki kawasan bukit paralayang hanya dikenakan biaya untuk parkir yaitu 5 ribu rupiah untuk kendaraan mobil dan 3 ribu rupiah untuk sepeda motor. Akses jalan ke bukit ini cukup terjal jadi pengunjung harus berhati-hati.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *